| |
 |
16 Juli 2010
Friendly match
Rogers Center, Toronto |
 |
 |
vs |
 |
|
|
|
|
 |
 |
|
|
| Tanggal Lahir |
: |
1 November 1963 |
| Tempat Lahir |
: |
Wrexham, Wales |
| Posisi |
: |
Penyerang |
| Debut Perdana |
: |
30 November 1983 v Oxford (A) |
| Kebangsaan |
: |
Wales |
|
Mark Hughes bisa disebut sebagai penyerang yang paling menarik dan bertalenta tinggi di era sepakbola Inggris moderen. Pencetak beberapa gol spektakuler ini, khususnya dengan tendangan guntingnya, merupakan salah satu pemain yang tidak akan membiarkan suatu pertandingan berakhir tanpa gol. Salah satu talenta besarnya yaitu menahan bola selama mungkin untuk menunggu teman setimnya datang. Pada kenyataannya dengan kekuatan dan ketahanan yang diamiliki, ia dapat menahan bola selama mungkin dikakinya dan lawannya tidak berhasil merebut bola darinya.
Dengan kelebihan ini,membuat Manchester United dapat melakukan serangan balik yang cepat dimana hal itu menjadi karakteristik Manchester United di awal pertengahan tahun 1990. Berikan bola kepadanya dan dia akan menggunakan dada, kepala, paha atau tumitnya. Dia menyukai bagaimana lawan-lawan mengejarnya dan jika mereka hampir mendekat, ia berbalik cepat, meninggalkan mereka dengan melakukan tembakan yang mematikan. Dia juga seorang pengumpan jitu dengan kemampuan seperti seorang playmaker. Dan siapa yang dapat melupakan emosi menakutkan dari pemain wales ini pada saat terjadi pertarungan.
Lahir di Wrexham, Dia bergabung dengan Manchester United sebagai pemain muda dan secara cepat naik ke tim utama sebagai seorang pencetak gol handal dimusim 1984. Klub sempat memimpin 10 angka diawal-awal musim namun gagal dipertahankan hingga akhir musim sehingga akhirnya finish diurutan empat. Talenta Hughes membuatnya sebagai salah satu talenta terbaik di Inggris. Setelah memenangi piala FA tahun 1985 dan penghargaan pemain muda PFA terbaik ditahun itu, dia menarik perhatian klub-klub besar di eropa.
Dan akhirnya dia dijual ke Barcelona pada tahun 1986 senilai 2 juta pound, namun sayang tekanan yang tinggi dan harapan yang terlalu besar dari pendukung membuatnya tidak betah di klub catalan itu. Bahkan dia dipinjamkan ke Bayern Munich ditahun itu namun hal itu menjelaskan bahwa masa depannya ada di Inggris.
Alex ferguson diurutan pertama ketika Barca memasukkan Hughes di daftar jual dan membelinya kembali ke Manchester United sebesar 1,6 juta pound di tahun 1988. Di bawah asuhan sir alex, Hughes berhasil menemukan performa terbaiknya. Penampilan yang mengagumkan darinya membuat ia memenangi penghargaan pemain terbaik PFA ditahun 1989 dan 1991. Tidak lama, Hughes memulai karir internasionalnya hingga bermain sebanyak 65 kali. (setelah setahun menjadi kapten tim di tahun 1999, dia mengambil alih tugas Bobby Gould sebagai pelatih wales.
Para pendukung menyukai gol-gol yang diciptakan Hughes. Terlalu banyak untuk disebutkan, diantaranya yang mengagumkan yaitu gol melalui tendangan guntingnya sewaktu melawan spanyol, tendangan melalui sudut sempit pada final piala winners melawan Barcelon, terus tendangan lambungnya sejauh 25 yard melawan Manchester City pada tahun 1989, tendangan voli unutk menyamakan kedudukan melawan Oldham pada menit-menit akhir semifinal piala FA di tahun 1994, Gol yang menyelamatkan Manchester United di musim 1994 sewaktu di puncak karirnya. Hughes juga mencetak dua gol pada final Piala FA tahun 1990 dan gol ketiga sewaktu melawan Chelsea ditahun 1994 di final.
Dipertengahan dan akhir tahun 1980 ketika Manchester United masih berada dimasa-masa suram. Sparky merupakan sesuatu yang patut untuk dibanggakan, pertunjukan berkelas yang setiap tim besar ingin miliki. Ketika tahun-tahun kejayaan Cantona datang, Hughes layak memperoleh peran besarnya dimasa-masa jaya itu. Dan menjadi bagian terpenting dari dua gelar juara liga primer dan gelar ganda tahun 1994. sempat muncul angapan ketika cantona datang ke OT, bahwa mereka tidak akan pernah bisa bekerjasama, namun mereka membuktikan jika mereka dapat bekerjasama secara brilian dari awal.
Kemudian, diusia 32 tahun Alex Ferguson secara tak terduga menjualnya dimusim panas tahun 1995 ke Chelsea, dimana dia berhasil memenangi Piala FA disana dna menjadi satu-satunya pemain yang pernah memenangi piala FA empat kali.
Pada waktu itu, pendukung Manchester United sempat marah terhadap manajer yang menjual pemain yang telah menjadi Ikon Manchester United selama lebih dari satu decade. Melihat Mark Hughes dengan kostum biru Chelsea dan everton atau strip merah putih Southampton sepertinya tidak akan pernah terbayangkan. Dia akan selalu diingat selalu karena terus bertahan di klub yang dicintainya, Manchester United, Sebagaimana Sir Alex katakan "Seorang prajurit yang dapat anda percayai dengan hidup anda"
|
|
 |
|
|
|
 |
Design by id-manutd.com 2006. All Rights Reserved.
id-manutd.com - An Unofficial Website of Manchester United Football Club
Berita Manchester United dalam bahasa Indonesia,Manchester United, Man Utd, Man U, MU, MUFC, Man United, Red Devils, Reds, Theatre of Dreams, Old Trafford, soccer, calcio, fussball, voetball, Champions, Treble, Premiership, Champions League, European Cup, FA Cup, Nou Camp, 26 May 1999, Barcelona, 1968, transfer rumours, news, tickets, MUTV, fixtures, wallpapers, live radio, video clips, Indonesia Manchester United Supporters Club |
| |